Penemu Senjata AK47 – Mikhail Kalashnikov

Mikhail Kalashnikov Sang Penemu AK47 – Bagi kamu seorang gamer yang suka bermain game dengan genre shooting dan FPS, pasti tentunya sudah tak asing lagi dengan senjata AK47 ini. Atau bagi kamu yang seorang tentara, pasti sering menggunakan senjata AK47 ini. Senjata ini digunakan di dunia militer tentunya untuk keperluan pertahanan negara. Senjata ini juga sangat penting untuk mempertahankan diri dari serangan musuh, atau sebaliknya jika kita ingin menyerang musuh.
Tapi taukah kamu siapa penemu senjata AK47 ini? Dia adalah Mikhail Kalashnikov. Si jenius ini lahir pada tanggal 1919, Mikhail Kalashnikov lahir di sebuah desa yang bernama desa Kurya, Uni Soviet. Mikhail Kalashnikov merupakan anggota keluarga yang terbilang keluarganya itu adalah seorang petani miskin.

Mikhail Kalashnikov Penemu AK47

Di usia Mikhail Kalashnikov yang telah menginjak 19 (Sembilan Belas Tahun) tahun, Mikhail Kalashnikov mengikuti wajib militer dan juga bergabung dengan Resimen Tank ke 24 (Dua Puluh Empat), Divisi Tank Ke 12 (Dua Belas), Mikhail Kalashnikov menamatkan sekolahnya yang memiliki jurusan mekanik tank dan juga Mikhail Kalashnikov menjadi seorang montir pengemudi tank dan telah mencapai pangkat sersan senior atau bisa juga kita sebut dengan komandan tank. Pata bulan Oktober 1941, ada sebuah peperangan sengit di Bryansk. Wajar saja jika Mikhail Kalashnikov pada waktu itu terluka parah dan tentu harus di rawat di rumah sakit.

BACA :  Penemu Bom Atom - Julius Robert Oppenheimer

Saat di rumah sakit, Kalashnikov ini memiliki ide brilian untuk membuat atau merancang sebuah senjata senapan submesin. Singkat cerita, Kalashnikov bekerja di Moscow Aviation Institute, Dan mulai tahun 1942, Kalashnikov bekerja di Central Research Small Arms Range of the Main Ordnance Directorate of the Red Army.

Ada sebuah kompetisi yang diadakan dua tahun kemudian (Tahun 1946) dimana Kalashnikov dan juga tim desain ikut dalam kompetisi merancang senjata dengan mesin M1943 singkat bulat. Selama beberapa tahun, mulai dari tahun 1947, Kalashnikov terus bekerja mewujudkan rancangannya tersebut dengan memperbaiki dan juga tentu mengkombinasikan berbagai elemen-elemen penting dalam senjata ini.

AK47 buatan Mikhail Kalashnikov

Pada tahun 1949, akhirnya senjata AK47 buatan Kalashnikov ini berhasil dibuat. Senjata itu kemudian diberi nama ‘Avtomat Kalashnikova’ yang kini kita kenal dengan nama AK47. Senjata temuan Mikhal Kalashnikov ini diisi dengan peluru kaliber 7,62 mm, dan kemudian mulai diproduksi massal pada tahun 1948. Senjata AK47 kemudian menjadi sebuah senapan serbu standar yang paling banyak digunakan oleh tentara khususnya tentara merah rusia ketika itu. Modelnya kemudian terus menerus dikembangkan hingga memiliki berbagai macam bentuk.

Senjata AK47 merupakan senjata yang paling banyak dipergunakan di medan perang, dan paling banyak pula digunakan oleh kalangan pemberontak, bandit dan juga gerilyawan karena kelebihan senjata AK47 tidak mudah macet dibanding dengan senjata M16 buatan Amerika Serikat.

BACA :  Penemu Dinamit - Alfred Nobel

Baca juga : Richard Jordan Gatling si Penemu Senjata Mesin

Meskipun sangat mudah digunakan dan memiliki kelebihan dibanding senjata lain, Penemunya yaitu Mikhail Kalashnikov disisi lain juga memiliki peneyesalan atas temuannya tersebut. Senjata yang ia buat menurutnya ia rancang untuk membela diri namun lebih banyak digunakan untuk membunuh. Selain itu, rancangan senjata AK47 buatan Mikhail Kalashnikov mudah untuk ditiru, hal ini dibuktikan dengan banyaknya pabrik senjata ilegal yang membuat replika senjata AK47 yang memiliki kualitas jauh dibawah AK47 asli selain itu senjatanya tersebut lebih banyak digunakan oleh gerilyawan dan juga kaum pemberontak.

Meskipun begitu, penemuan senjata AK47 ini membuat pemerintah Rusia memberikan penghargaan kepada Mikhail Kalashnikov atas jasa-jasanya. Pangkatnya di naikkan menjadi Mayor Jenderal di tahun 1949 kemudian lima tahun berikutnya naik menjadi Letnan Jenderal dan juga mendapat bintang penghargaan sebagai Pahlawan Uni Soviet ketika itu. Beliau juga meraih gelar doktor kehormatan dibidang teknik. Namun pada tanggal 23 Desember 2013 beliau menghembuskan nafas terakhirnya di Rusia. Penemu.co